Dia sudah menjadi muslim sebelum bulan ramadhan tahun ini. Sebelumnya aku sangat bahagia aku pikir dengan dia menjadi muslim semuanya selesai, mau menikah tidak ada halangan lagi. namun ternyata keluarga dia melarang dan sahabat-sahabatku meminta untuk berfikir ulang. Iya,,, memang benar,, sangat benar sakali. aku bahagia memiliki sahabat seperti mereka disaat keluargaku tidak mengerti tentang bagaimana kedepannya. Sahabat yang selalu perduli,, memberikan pandangan-pandangan bagaimana nantinya,, dan seterusnya. Sahabat yang mengajari aku menyegerakan sholat,, mengajari aku menjadi berfikir positif,, yaa,, sahabat yang banyak positifnya... *kangeeenn...
Saat ini hubungan spesialku dengan dia sedang tidak baik. masalah yang sepertinya sepele namun bikin aku marah.. bagaimana tidak marah,,? dia membalas inbox teman-teman priaku. yang hanya menanyakan kabar juga dibalas sinis olehnya. Aku masih tahu adab mana yang spesial mana yang hanya berteman. Tapi cemburunya keterlaluan. sudah 4 hari tidak ada komunikasi apapun dengan dia. Biarlah semua berjalan dengan sendirinya. Tidak berharap banyak juga untuk bisa bersama dia yang sebenarnya juga akan melamarku bulan Desember tahun ini. tapi belum aku bicarakan dengan keluarga karena aku masih ragu.
Aku menyerahkan semua sama Allah Sang Pemilik Segalanya. Saat ini aku hanya ingin lebih baik, memperbanyak teman..*siapa tau ada referensi,, hee..
intinya sih,, selalu memperbaiki diri terus dan terus.. semakin dekat dengan Allah terus dan terus...
Itu sepenggal cerita dariku hari ini.. tentang apa yang aku rasa.
Berharap hal baik berpihak padaku dan hanya melangkah atas ridhonya,,
Aamiin yaa Allah..


